Home Blog

Pengendalian kebakaran hutan dan lahan tanggung jawab bersama

0

Semua pihak harus berperan aktif dalam mencegah hal-hal yang memicu timbulnya kebakaran hutan dan lahan, baik dengan cara penyuluhan, kampanye, sosialisasi, penegakkan hukum maupun cara lainnya yang dapat mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor saat memimpin Apel Pengecekan Pasukan dan Sarpras Karhutla 2020 di Kalimantan Selatan, bertempat di Lapangan Polri Km.21 Banjarbaru, Jumat (12/6) pagi.

“Pengendalian kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab kita bersama, termasuk seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan, tidak akan efektif dan tidak akan berhasil secara optimal, tanpa peran serta dan komitmen yang kuat dari semua pihak,” ujar Gubernur yang akrab di sapa Paman Birin itu.


Dikatakan Paman Birin, adanya pasukan satgas gabungan ini merupakan bentuk keseriusan, kesungguhan, dan sekaligus kesiapan Pemprov Kalsel untuk cepat tanggap dan bergerak cepat dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan.


”Keberadaan pasukan satgas gabungan ini bertujuan untuk menyatukan kekuatan, memperkuat koordinasi, membangun komunikasi dan sinergi, agar peran dan fungsi kita masing-masing semakin optimal dalam pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Ayo pelihara hutan kita, bersatulah untuk menjaga hutan di Kalsel,” tandasnya

Pelepasan 13 Pasien Sembuh Covid

0
Paman Birin saat melepas kepulangan 13 pasien sembuh covid19

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor kembali melepas secara resmi kepulangan 13 pasien sembuh dari Covid-19 yang dirawat dalam karantina khusus di Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Prov Kalsel, Jumat (12/6) pagi.

Sehari sebelumnya, Gubernur yang akrab di sapa Paman Birin, juga sudah melepas sebanyak 26 pasien sembuh dari Covid-19 di sana.

“Alhamdulillah kita bisa datang ke tempat ini dan melepas rekan-rekan kita yang hari ini telah dinyatakan medis telah sembuh dari Covid-19 dan kita melepas kembali ke keluarga masing-masing,” sebutnya.

Paman Birin berharap kedepannya akan lebih banyak lagi pasien positif yang sembuh.

Paman Birin : 53 Terpapar Covid-19 Sembuh

0

Sebanyak 53 orang terpapar Covid 19 yang menjalani karantina khusus di Gedung Bapelkes dan BPSDM Banjarbaru dinyatakan sembuh oleh tim medis. Gubernur Kalsel Paman Birin bersyukur karena jumlah kesembuhan Covid 19 terus bertambah.

“Sebelum ke sini saya diberitahu ada pasien yang sembuh dan langsung mengucap Alhamdulillah,” ujar Paman Birin di hadapan para tamu karantina yang sembuh di Aula Bapelkes Banjarbaru, Kamis (11/6) siang. Kepada pasien sembuh, Paman Birin berpesan agar sekembali di rumah tetap menerapkan protokol kesehatan.

Untuk menjaga imunitas tubuh dianjurkan banyak olahraga dan makan makanan bergizi. “Selamat bersua keluarga masing- masing di rumah, tetaplah gembira dan bahagia dalam menjalani hidup agar terhindar dari paparan virus corona ini,” ungkap Paman Birin.

Kepada tamu karantina yang belum sembuh Paman Birin berpesan agar jangan sampai putus dari berharap rahmat Allah.

Tim Gugus Tugas Provinsi Kalsel akan terus bekerja maksimal dalam upaya menyembuhkan pasien positif. Oleh karena itu karantina dibuat senyaman mungkin bagi para tamu yang menjalani penyembuhan.

Paman Birin juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan para tamu untuk dikarantina sekaligus para tenaga medis yang telah berusaha memberikan layanan terbaik kepada tamu.

Sebagai makhluk Allah, kita tak boleh berputus dari rahmat-Nya. “Oleh karena itu kita terus ikhtiar dan berdoa kepada Allah untuk mengangkat wabah Covid 19,” harap Paman Birin. Paman Birin juga menyerahkan bantuan sembako kepada para tamu karantina khusus yang akan pulang ke rumah masing-masing

Paman Birin Berharap Lahir Inovasi Penanganan Covid-19

0

Gubernur Kalsel Paman Birin bersama seluruh komponen terkait terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dalam rangka penanganan Covid 19. Dengan makin intens koordinasi maka diharapkan muncul inovasi baru untuk memutus mata rantai penularan virus Corona.

“Koordinasi yang terus kita lakukan seperti ini merupakan upaya-upaya kita dalam memerangi covid-19, apapun akan kita lakukan kalau itu untuk rakyat atau kepentingan masyarakat”, ucap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu.

“Semoga masalah ini bisa kita pecahkan dengan segera, bagaimana solusi dalam penanganan covid di Kalsel bisa ditemukan. Dan saya yakin dengan sinergitas yang apik, kerjasama bahu-membahu dan bergotong-royong merupakan cara terbaik dalam menyelesaikan masalah ini,” tandas Paman Birin.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, Rapat Koordinasi lanjutan atau yang kedua ini dinilai sangat perlu dilakukan, mengingat angka kasus positif yang terus bertambah di Kalimantan Selatan.

“Tiga poin penting yang harus kita garis bawahi dalam memecahkan suatu masalah, yaitu komunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Ini merupakan kunci utama kita dalam menyelesaikan masalah covid di Kalsel,” terang Nico.

11 Daerah di Kalsel Konfirmasi Kasus Baru Covid-19

0

Juru Bicara Covid-19 Kalsel, H.M. Muslim, menyatakan dalam konferensi persnya hari ini, terjadi penambahan ODP sebesar 33 orang sehingga jumlah total ODP sebesar 862 orang. Sedangkan jumlah PDP sampai hari ini berjumlah 233 pasien ada pengurangan dibandingkan data kemarin. Perubahan pada PDP terjadi karena adanya penambahan sebanyak 6 pasien, 3 dari RSUD Ulin, 2 dari RS Pangeran Jayasumitra Kotabaru, dan 1 dari RS Hasan Basri. Kemudian ada perubahan PDP yang terkonfirmasi positif berjumlah 23 kasus.

Pasien yang terkonfirmasi positif pada hari ini berjumlah 1.438 kasus. Untuk penambahan kasus positif Covid-19 hari ini, sebanyak 91 orang berasal dari 23 orang PDP yang positif dan 68 merupakan hasil dari tracing di beberapa Kabupaten/Kota. Saat ini terdapat 1.214 kasus yang dilakukan perawatan baik di rumah sakit dan karantina khusus atau isolasi mandiri, 105 kasus positif yang meninggal dan 119 sembuh.Secara rinci penambahan kasus hari ini berasal dari Kab. Tanah Laut 14 orang, Kab. Banjar 5 orang, Kab. Barito Kuala 1 orang, Tapin 1 orang, Kab. Hulu Sungai Selatan 1 orang, Kab. Hulu Sungai Tengah 5 orang, Kab. Hulu Sungai Utara 18orang, Kab. Tanah Bumbu 1 orang, Kab. Balangan 3 orang, Kota Banjarmasin 36 orang dan Banjarbaru 6 orang.

Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh pada hari ini, yaitu KSCovid#70 dirawat di RS Idaman wanita berusia 56 tahun dari Banjarbaru, dan KSCovid#632 laki-laki usia 63 tahan asal Banjarmasin yang dirawat di RSUD Ulin. Kemudian ada 4 kasus yang terlaporkan meninggal baik pada tanggal 3 dan 4 Juni yang lalu yaitu PDP yang terkonfirmasi positif. Hasil yang disampaikan hari ini merupakan spesimen yang masuk ke laboratorium tanggal 28 Mei dan kemarin tanggal 8 baru disampaikan hasilnya.

Kemarin ada tambahan tenaga medis meninggal dunia, tentu saja ini merupakan duka yang mendalam bagi jajaran kesehatan. Tenaga medis memang memiliki risiko cukup tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan baik yang secara langsung memberikan pelayanan secara langsung terhadap pasien Covid-19 maupun yang tidak langsung melayani. Pemerintah sangat mengapresiasi seluruh perjuangan seluruh tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 ini. Mari kita bantu mereka dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga jarak, hindari kerumunan dan selalu gunakan masker.

Jaga Imunitas Pegawai, Paman Birin Bagi Buah Pepaya

0

Karyawan dan karyawati di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, antusias mengambil pepaya dari 2 unit pick up, yang parkir di beranda utama kantor.

Pepaya tersebut merupakan hasil panen dari petani yang dibeli Paman Birin untuk dibagikan kepada karyawan, Banjarbaru, Senin (8/6).

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor berharap dengan memakan pepaya dapat menaikan imun jajaranya.

Selain karena rasanya yang manis dan lezat, ternyata buah pepaya juga memiliki beragam manfaat kesehatan yang membuat buah ini semakin banyak digemari.

Dari banyak manfaat tersebut, salah satu yang paling terkenal adalah manfaat buah pepaya dalam menjaga kesehatan pencernaan.

Pada kesempatan tersebut, Paman Birin juga mengingatkan jajaranya agar disiplin menerpakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan

Paman Birin Siap Aplikasikan Arahan Pusat Terkait Penanganan Covid 19

0

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, mengucapkan terima kasih atas atensi Presiden Joko Widodo, terhadap upaya percepatan penanganan covid 19.

Ucapan terima kasih itu disampaikan Paman Birin sapaan akrabnya saat memberikan pengantar sambutan terkait upaya percepatan penanganan covid di hadapan Menko Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Nasional Letjend TNI Doni Monardo saat melakukan Monitoring ke Kalsel, Minggu (7/6).

Didampingi Ketua DPRD Kalsel, Forkopimda Provinsi, Bupati dan Wali Kota, dan Sekda Abdul Haris serta pejabat terkait, Paman Birin mengatakan, kedatangan tiga pejabat negara di Kalsel merupakan salah satu wujud perhatian Presiden untuk membantu percepatan penanganan covid.

Terlebih kedatangan para memteri dan Kepala BNPB untuk memberikan solusi percepatan dan bantuan.

”Atas nama masyarakat dan pemerintah daerah kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pak Presiden dan jajaran,” ucapnya.

Paman Birin mengatakan apa yang menjadi arahan dari pemerintah pusat akan segera di terapkan di lapangan dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid 19

“Kita siap menjalankan arahan dari pusat untuk memutus penularan Covid-19,” ungkap Paman Birin

Ia menjelaskan gugus tugas Kalsel sudah bekerja keras dalam penanganan Covid, dirinya sudah menginstruksikan untuk membeli alat kesehatan yang diperlukan untuk mempercepat penanganan pasien Covid namun apa daya terkadang dananya siap barangnya yang langka di pasaran.

“Kita semua harus saling mengingatkan satu sama lain dalam penerapan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari,” imbaunya.

Mengingat hal tersebut penting untuk saling jaga satu sama lain agar wabah Covid cepat berlalu, budayakan hidup bersih, jaga jarak pakai masker dan tetap di rumah kecuali ada hal mendesak yang harus beraktivitas di luar.

Letjend TNI Doni Monardo mengatakan sampai kini vaksin Covid 19 belum ditemukan. Oleh karena itu masyarakat jangan pernah mengabaikan protokol kesehatan.

Pemerintah pusat saat ini terus bekerja dalam rangka perbaikan kondisi perekonomian masyarakat. Karena harus diakui dengan membaiknya pendapatan masyarakat maka semakin mengurangi resiko penularan.

Doni Monardo Ketua Gugus Tugas Nasional mengatakan, kehadiran tim gugus tugas nasional juga sekaligus menyerahkan bantuan 2 unit alat PCR untuk mempercepat hasil tes swab.

“Selain itu kita juga menyerahkan ventilator 4 unit, vitamin, oxygen serta alat pelindung diri,” ungkap Doni.

Menko PMK Muhajir Effendy mengatakan kedatangan gugus tugas nasional dalam rangka Monitoring dan evaluasi. “Kedatangan kami sekaligus menindaklanjuti perintah presiden untuk melakukan koordinasi dengan daerah yang menjadi atensi terkait peningkatan kasus Covid,” ujar Muhadjir

Menkes dr Terawan mengatakan kehadiran mereka untuk melakukan inventarisir apa yang menjadi kekurangan dalam penanganan Covid. “Namun saya melihat semangat kegotongroyongan masyarakat di Kalsel sudah baik dalam rangka menghadapi wabah Covid ini, kita hanya mendorong dan melengkapi apa yang diperlukan,” ungkap Terawan

Menteri Terawan Monitoring ke Kalsel

0

Menteri kesehatan Terawan Agus Putranto dan Menko PMK Muhadjir Effendie didampingi Ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 nasional Letjend TNI Doni Monardo melakukan Monitoring ke Kalsel terkait penanganan Covid 19, Minggu (7/6) pagi.

Ketiga pejabat negara tersebut tiba di Kalsel dan langsung menuju BTKLPP Banjarbaru sebagai laboratorium penguji spesimen Covid 19.

Kepala BTKLPP, Slamet Mulsiswanto dalam paparannya mengatakan BTKLPP saat ini tak hanya menguji sampel Covid dari Kalsel tapi juga Kalteng, jumlah sampel yang yang harus diperiksa tiap hari cukup banyak berdatangan dari berbagai daerah. Sementara tak sebanding dengan kemampuan unit PCR dan sumber daya manusia yang ada BTKLPP.

Letjend TNI Doni Monardo Ketua gugus tugas nasional meminta gugus tugas Kalsel melibatkan komunitas-komunitas serta unsur tokoh adat dan masyarakat dalam pengananan Covid 19.

Diungkapkan Doni, kehadiran tim gugus tugas nasional juga sekaligus menyerahkan bantuan 2 unit alat PCR untuk mempercepat hasil tes swab.

Menko PMK Muhajir Effendie mengatakan kedatangan gugus tugas nasional dalam rangka Monitoring dan evaluasi.

Menkes dr. Terawan mengatakan kehadiran mereka untuk melakukan inventarisir apa yang menjadi kekurangan dalam penanganan Covid.

Sosialisasi Protokol Kesehatan di Lok Baintan, Paman Birin Ajak Makan Buah

0

Gubernur Kalsel Paman Birin mensosialisasikan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid 19 kepada ratusan pedagang di Pasar Terapung Lok Baintan Kabupaten Banjar, Jumat (5/6) pagi. Diselingi dengan candaan, sosialisasi disampaikan dengan bahasa dan cara yang mudah difahami oleh pedagang pasar terapung.

Dikatakan Paman Birin, Pasar Terapung Lok Baintan merupakan aset wisata Banua, dan sewajarnya semua harus selalu menjaga dan mengembangkan aset yang sudah menjadi ikon salah satu wisata air di Indonesia ini. Oleh sebab itu dimasa wabah Covid-19 sekarang ini, pedagang dan para wisatawan pun dituntut peran serta nya untuk bergotong royong dalam memerangi Covid-19 ini.

“Caranya juga menerapkan protokol kesehatan walaupun keseharian nya beraktivitas di sungai,” kata Paman Birin.

Selalu pakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan pakai sabun dan menjaga kesehatan tubuh dengan mrngkonssumsi makanan yang sehat, salah satunya buah-buahan.

Menurut Paman Birin sangat banyak aneka buah lokal yang diperjual belikan khususnya di pasar terapung sendiri. “Dengan makan buah kita mendapatkan vitamin alami untuk menjaga imun tubuh kita,” kata Paman Birin.

Kehadiran orang nomor satu di Kalsel inipun mendapat apresiasi masyarakat setempat yang begitu sangat peduli dalam mengangkat popularitas berbagai aset wisata Banua Kalsel. Saat berdialog, paman Birin sempat berbalas pantun dengan salah satu pedagang.

Kegiatan sosialisasi, juga dibarengi shooting video untuk acara ” Lomba Video Inovasi ” yang diselenggarakan Balitbang Pusat Kemendagri RI

Hasil Tracing Temukan 101 Kasus Positif Dalam Sehari

0

4 JUNI 2020 SIARAN PERS COVID19 KALSEL
Temuan kasus Positif Covid di Kalsel hasil kegiatan epidemilogis terus bertambah. Berdasar data dirilis Kamis (4/6) ada temuan baru kasus positif sebanyak 109 kasus.
Penambahan kasus mayoritas berasal dari hasil kegiatan surveilance epidemiologi tracing. “Dari penambahan 109 kasus positif sebanyak 101 kasus diantaranya adalah temuan hasil tracing sementara sisanya sebanyak 8 kasus adalah PDP yang terkonfirmasi positif,” ujar HM Muslim Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kalsel.
Temuan kasus positif tersebut berasal dari kegiatan tracing di Banjarmasin 98 kasus, HSU 2 kasus dan Tanbu 1 kasus.
Dari penambahan kasus hari ini tersebut total kasus positif menjadi 1142 kasus. Dari total kasus tersebut, Sebanyak 948 kasus diantaranya dirawat di RS, isolasi mandiri serta sedang menjalani karantina khusus.
Sementara yang meninggal akibat covid sebanyak 93 kasus atau ada penambahan 2 orang meninggal terlaporkan pada hari ini.
Untuk kasus sembuh masih tetap 101 kasus. Sedangkan jumlah kasus PDP hari ini tercatat 224 pasien.
Kemudian Total ODP hari ini 877 orang. “Ada penambahan 100 ODP,” kata Muslim. Jubir gugus tugas HM Muslim mengatakan kegiatan tracing Tracking dan testing terhadap orang teridentifikasi maupun klaster tertentu terus gencar dilakukan belakangan ini.
“Hal ini dilakukan untuk mempercepat tata kelola penanganan Covid 19 sekaligus mencegah penularan lebih luas terjadi,” pungkas Muslim. Muslim juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat terus menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas, hal ini penting untuk membiasakan diri sebelum diterapkannya new normal di Kalsel.
Penting menerapkan protokol kesehatan terutama di tempat umum, seperti kantor atau tempat kerja, pasar, mall, tempat ibadah, dan tempat umum lainnya