Paman Birin Diidolakan Pelajar Nagara

0
5

LUAR BIASA- Para pelajar, guru dan masyarakat Kecamatan Daha Selatan dan Daha Utara menyambut hormat dan luar biasa kedatangan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam rangka memenuhi undangan Syukuran HUT ke 11 SMKN 1 dan HUT ke 33 SMAN 1, di Nagara, HSS, Selasa (21/11/2017).

Nagara, – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, benar-benar menjadi magnet idola para pelajar di SMKN 1, Kecamatan Daha Selatan dan SMAN 1 Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Betapa tidak, baru menginjakan kaki turun dari mobil pribadi di ruas jalan depan halaman kedua sekolah tersebut, untuk memenuhi undangan syukuran Ulang Tahun ke 11 SMKN 1 Daha Selatan dan Ulang Tahun ke 33 SMAN 1 Daha Utara, ratusan pelajar tanpa dikomando langsung mengerumuni hanya untuk bersalaman dan berselfie bersama Paman Birin, saapaan akrabnya.
Tak hanya para pelajar yang menyambut Paman Birin dengan penuh kegembiraan. Masyarakat sekitar di kedua sekolah itu juga berbondong -bondong keluar rumah menuju tempat acara untuk melihat secara langsung sosok Paman Birin.
Bahkan di antara mereka mengaku sengaja menutup warung atau kios miliknya dan mengajak keluarga melihat secara dekat gubernur kelahiran 12 November 1967 itu.
“Izin pa. Nina mau berselfie dengan Paman Birin,” tutur pelajar SMKN Daha Selatan di sela menyambut kedatangan Paman Birin. Permintaan Nina oleh Paman Birin disambut dengan senyuman ramah dan mempersilakannya untuk mengabadikan momen kebersamaan tersebut.
Kesempatan berselfie bersama Paman Birin dimanfaatkan siswa lainnya untuk ikut berfoto. Bahkan beberapa di antara mereka sengaja beberapa kali membidikkan kamera HP dengan berbagai gaya berselfie dengan gubernur.
Di SMKN 1 Daha Selatan Paman Birin berkenan memberikan sejumlah bantuan antara lain, buku-buku sejarah, laptop dan beragam bantuan lainnya . Paling membuat masyarakat dan insan sekolah gembira adalah respon positif gubernur atas aspirasi Kepala Sekolah SMKN 1, terkait pentingnya pengadaan satu set mesin alat praktek siswa senilai Rp 500 juta dan pemasangan bata pres pada halaman sekolah.
“Tolong untuk kadisdik pendidikan provinsi , Pa Yusuf, usulkan anggaran kegiatan pengadaan alat mesin praktik siswa serta pemasangan bata press untuk halaman sekolah di sini,” ucap Paman Birin langsung diapresiasi penuh gembira para undangan dan masyarakat.
Usai menghadiri syukuran HUT di SMKN 1 Daha Selatan, Paman Birin langsung meluncur ke SMAN 1 Daha Utara. Didampingi Bupati Hulu Sungai Selatan, H Achmad Fikry, kedatangan Paman Birin disambut lebih luar biasa lagi. Hampir sepanjang ruas jalan terlihat masyarakat menyapa ramah dan oleh Paman Birin dibalas dengan senyuman dan salam.
“Paman datang, paman datang, teriak puluhan siswa SMAN 1,” saat mengetahui Paman Birin keluar dari mobil pribadi. Belum melangkahkan kaki ke tempat acara Paman langsung dikerumuni para pelajar untuk mengajaknya berselfie.
Paling membuat Paman Birin berkesan, di SMAN 1 Daha Utara, para pelajar telah mempersiapkan syukuran sederhana HUT ke 50 Paman Birin . Paman pun mengungkapkan terima kasih dan syukur mendalam atas apresiasi generasi harapan bangsa ini.
“Semua di sini adalah keponakan Paman Birin . Untuk itu, mari kita terus BERGERAK (Berjuang Gelorakan Rakyat) untuk mengentaskan yang namanya kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan. Dan satu lagi jauhi yang namanya musuh kita bersama yakni penyalahgunaan narkoba,” ingat Paman Birin.
Di SMAN 1 Daha Utara, Gubernur Paman Birin berkenan menyerahkan bantuan, peraga fisika, TIK, Buku Sejarah Banjar dan peralatan olahraga serta bantuan lain yang menjadi kegiatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Drs H Yusuf Effendi, MAP, mengungkapkan terima kasih kepada masyarakat insan pendidikan HSS khususnya Nagara yang menyambut gubernur dengan penuh kegembiraan.
“Terkait aspirasi di SMKN 1 Daha Selatan, seperti bantuan pengadaan alat mesin praktek dan pemasangan bata press segera akan diusulkan dan ditindaklanjuti. Pemrpov Kalsel akan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan daerah sesuai dengan kewenangan dan kemampuan keuangan daerah,” tandas pria yang juga pernah menjabat Kadisdik Hulu Sungai Selatan ini. (humpro)