Produk Unggulan Harus Miliki Ciri Khas

0
1

Banjar – Sekretaris Daerah Prov Kalsel Drs Abdul Haris Makkie, MSi,  membuka Rapat Koordinasi Produk Unggulan Daerah (PUD) Melalui Koperasi dan UKM yang diselenggarakan untuk mendorong masyarakat khususnya UKM dalam meningkatkan perekonomian daerah.
Rakor berlangsung di Hotel Aston Kecamatan Kertak Hanyar,  Kabupaten Banjar, Kamis (30/11/2017), Sekretaris Daerah Prov Kalsel Drs. Abdul Haris M.Si dalam sambutannya mengatakan selamat dan sukses atas terselenggaranya rapat koordinasi ini.
Rakor ini juga mengangkat satu tema yaitu one village one product yang artinya satu desa satu produk. Semua itu ditujukan agar Kalimantan Selatan mampu bersaing dan menjadi yang terdepan, sesuai visi dan misi nya Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yaitu Kalsel Mapan, Mandiri dan Terdepan.
Abdul Haris menambahkan, semua program untuk mewujudkan kalsel mapan termasuk one village one product ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa peran serta pemerintah daerah, stekholder terkait, perbankan dan masyarakat. Maka dari itulah kami, selaku pemerintah daerah mencanangkan progran tersebut, agar suatu daerah, kota/kabupaten mempunyai ciri khas produk dalam bentuk makanan, kerajinan dan lain sebagainya. “Masing-masing Kabupaten/Kota harus bisa membuat suatu produk yang benar-benar andalan atau unggulan daerah tersebut.”
Ini akan menjadi suatu identitas dan daya tarik daerah tersebut. Sehingga perekonomian masyarakatnya khususnya UKM bisa menjadi lebih baik.
“Soal jenisnya apa kita serahkan ke daerah masing-masing, karena mereka yang lebih tahu.” “namun harus terlindungi produk tersebut misalnya undang-undang hak cipta, atau ada pergub yang mengaturnya. agar tidak diambil atau direbut oleh daerah lain.”
“Disitulah peran serta pemerintah daerah dibantu oleh pemkab/kota untuk membantu memasarkan atau mempromosikan serta melindungi hak cipta produk-produk hasil UKM daerah Kalsel.”  tandasnya. (humpro)