Satpol PP Diminta Utamakan Pendeka Persuasif

0
4

IMG-20180321-WA0005 IMG-20180321-WA0006

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Drs H M Nisfuani, M.AP, pada pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Satuan Polisi Pamong Praja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kota yang bertempat di Aula Kampus I BPSDMD Prov Kalsel, Banjarbaru, Selasa (20/3).

Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengharapkan pendidikan dan pelatihan dasar Satuan Polisi Pamong Praja mampu meningkatkan kompetensi dan inovasi dalam mendukung ketertiban dan ketentraman. Terutama lebih mengutamakan pendekatan persuasif dalam penegakan Peraturan Daerah.

Hal tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis gubernur yang dibacakan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Drs H M Nisfuani, M.AP pada pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Satuan Polisi Pamong Praja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kota yang bertempat di Aula Kampus I BPSDMD Prov Kalsel, Banjarbaru, Selasa (20/3).

“Satu hal yang perlu dicermati adalah munculnya inovasi-inovasi dalam melaksanakan program-program untuk menegakkan Perda serta ketertiban dan ketentaraman masyarakat secara humanis, Satpol PP harus bisa menjaga reputasi pemerintah daerah dengan mengutamakan pendekatan persuasif,” tegasnya.

Disampaikanya, Diklat ini merupakan kegiatan strategis untuk meningkatkan dan memantapkan kemampuan Polisi Pamong Praja dalam menjalankan tugas dan kewenangan sehingga kebutuhan personil yang mempuni serta sehat jasmani dan rohani dapat terpenuhi. Harapanya setiap langkah dan tindakan yang akan diambil oleh satpol PP tetap dilakukan berdasarkan profesionalitas dan berada dalam koridor hukum yang berlaku dalam melaksanakan tugas

Dirinya mengakui bahwa pengembangan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan dengan sekejap, namun perlu komitmen dan konsistensi dalam meningkatkan keahlian dan kemampuan personil diharapkan Diklat dasar Satpol PP ini dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dia juga megajak untuk bergerak bersama membangun profesionalime institusi demi terciptanya ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dan tegaknya peraturan daerah menuju Kalimantan Selatan yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Sementara itu, Kasubbid Kompetensi Jabatan Fungsional Dra Hj GT Ulia Hairunida, MM mengatakan, pendidikan dan pelatihan dasar satpol pp ini dilaksanakan dari 20 Maret hingga 5 April 2018 yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku Polisi Pamong Praja.

Dijelaskannya, untuk peserta yang menngikuti Diklat ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari Kabupaten Batola sebanyak 25 orang, Kabupaten Balangan 3 orang dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan 2 orang. (syh).