Sekda Ajak Seluruh Elemen Perangi Narkoba

0
3

4ced-3659o04jqjefgliyljgzre

BANJARMASIN– Sekda Prov Kalsel, Drs H Abdul Hari Makkie, MSi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama bergerak memerangi penyalahgunaan narkoba. Ajakan itu disampaikan sekda usai membuka Musyawarah Nasional II Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (Artipena) di Gedung Mahligai Pancasila, Selasa (8/5) malam. Menurutnya, di Indonesia hampir 50 orang per hari meninggal akibat narkoba. Bahkan masalah itu telah menjadi perhatian serius karena kejahatan narkoba sudah menyerang berbagai macam kalangan. “Makanya kita harus bergerak bersama-sama untuk memberantas narkoba. Dimulai dari lingkungan terkecil, dari rumah tangga kita, sekolah, pesantren, kampus dan seluruh masyarakat harus bergerak bersinergi untuk melawan penyalahgunaan narkoba,” tandasnya. Sekda mengapresiasi dan mendukung pelaksanan Munas ke II dan berdirinya Artipena di Kalsel yang menjadi bukti perang terhadap narkoba. “Bagaimana pun, perang terhadap narkoba itu perlu mendapat dukungan masyarakat, bukan hanya pemerintah. Sebab Indonesia sudah darurat narkoba,” tegasnya Karna kondisi demikianlah, sekda berharap beberapa rekomendasi yang dihasilkan dari diskusi, untuk disampaikan kepada Pemprov Kalsel agar dapat diaplikasikan guna mewujudkan provinsi ini bersih dari penyalahgunaan narkoba. “Kita berharap ada rekomendasi dan keputusan-keputusan strategis yang bisa disampaikan ke kami untuk memerangi penyalahgunaan narkoba, Mari kita selamatkan generasi muda kita, kita selamatkan para penerus kita dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ajaknya. Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel, Brigjend Pol Nixon Manurung, mengatakan, kehadiran Artipena merupakan mitra strategis BNNP Kalsel dalam pelaksanan P4GN. “Apalagi perguruan tinggi merupakan wadah membangun dan mencetak generasi penerus bangsa untuk meneruskan pembangunan bangsa ke depan,” imbuhnya. Sedang Ketua DPW Artipena Kalsel, Prof Dr Sutarto Hadi, menilai, fenomena penyalahgunaan narkoba semakin kronis. Hal ini merupakan bentuk pelemahan bangsa, apalagi Indonesia mendapatkan bonus demografi dan menjadikan nusantara sebagai kekuatan besar di dunia pada 2045 “Kalau tidak diberantas narkoba dari sekarang, maka Indonesia tidak bisa menikmati bonus demografi. Karenanya mulai dari sekarang, bergerak bersama-sama seluruh elemen bangsa untuk memberantas penyalahgunaan narkoba,” kata Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini Menurutnya, rangkaian kegiatan Munas Artipena kali ini memiliki agenda diskusi yang membahas persoalan strategis, baik upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba. “Munas Artipena II kali ini mengambil tema Kebijakan Terstruktur P4GN Berbasis Tri Dharma Untuk Menanggulangi Darurat Narkoba Demi Terwujudnya Kampus yang Bersih dari Penyalahgunaan Narkoba,” jelasnya. (fah/foto: ist)