Home Blog Page 2

Hasil Tracing Temukan 51 Kasus Positif

0

UPDATE COVID-19 KALSEL 3 Juni 2020

Pada hari ini terdapat penambahan 11 PDP terdiri dari 7 dari Kota Banjarmasin l, masing-masing pada Kab. Tanah Bumbu, Kab. Kotabaru, Kab. Balangan, dan Kab. Batola. Selain itu terdapat pula 11 kasus PDP yang terkonfirmasi positif yakni 6 dari PDP di RS Ulin Banjarmasin, 1 dari RS Boejasin Pelaihari, 3 di RS Bhayangkara Banjarmasin, 1 RS Anshari Saleh Banjarmasin)

Kasus konfirmasi positif Covid-19 disampaikan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kalsel, Muhammad Muslim bertambah 64 kasus sehingga total menjadi 1.033 kasus. Penambahan terdiri dari 11 PDP yang terkonfirmasi positif seperti disebutkan diatas dan 51 dari hasil tracing (7 dari Kab. Batola, 18 dari Kab. Tanah Laut, 1 dari Banjarbaru dan 25 dari Kota Banjarmasin). Sementara itu PDP yang meninggal dunia pada tanggal 2 Juni lalu laki-laki 46 Tahun dari Banjarmasin dan laki-laki 62 Tahun dari Banjarbaru juga telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Kabar gembira disampaikan pula, terdapat 2 pasien konfirmasi positif Covid-19 yang telah sembuh yakni KSCovid#306 laki-laki 55 Tahun dari RS Ulin Banjarmasin dan KSCovid#325 laki-laki 45 Tahun dari karantina mandiri yang telah pulih setelah 19 hari di karantina.

Dijelaskan pula oleh Muslim, 202 kasus di rawat di RS dan 639 di karantina khusus atau sebesar 75,98%. Temuan hasil tracing yang meningkatkan jumlah kasus ini rata-rata semuanya tidak memiliki gejala berarti atau ringan, sedangkan 202 kasus lainnya memerlukan perawatan intensif di RS. Sehingga diperlukan kewaspadaan dari kita semua agar tetap terus menerapkan protokol kesehatan yang berlaku agar dapat menghindari penyebaran Covid19.

Paman Birin Lakukan Kunker ke KPU dan Bawaslu Kalsel

0

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor melakukan Kunjungan Kerja ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarmasin, Rabu (3/6) siang.

Kunjungannya kali ini dalam rangka melihat serta memberi arahan tentang kesiapan menghadapi pemilihan serentak 2020 pada masa Pandemi Covid-19.

Dalam arahannya, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan agar KPU Kalsel selaku penyelenggara Pemilu serentak 2020 dapat menjalankan Pemilu tersebut dengan lancar tanpa kendala berarti dan dengan mematuhi persyaratan protokol kesehatan yang berlaku.

“Kita semua terganggu akibat pandemi virus ini, Pemilu 2020 yang sempat tertunda tentu saja diharapkan bisa berjalan sukses, aman, lancar, demokrasi dan tidak terdampak covid. Baik itu petugas KPU, aparat yang bertugas maupun masyarakat yang nantinya datang ke TPS,” ucap Paman Birin.

Paman Birin juga berharap KPU bisa bergerak cepat, tepat dan benar untuk memenuhi segala macam bentuk persiapan.

“Saya berharap, KPU bergerak cepat tepat dan benar, aturan-aturan seperti protokol kesehatan harus cepat di persiapkan, karena Pemilu kali ini agak sedikit berbeda dari Pemilu-Pemilu sebelumnya, kita semua akan menjalani Pemilu ditengah-tengah Pandemi,” tandas Paman Birin.

Gubernur Kalsel juga yakin paling tidak dua lembaga yang selalu menyelenggarakan setiap pelaksanaan Pemilu sudah melakukan persiapan. Bawaslu juga diharapkan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Disampaikan pula anggaran juga sudah tersedia dalam rencana pelaksanaan Pilkada serentak dan beberapa tahapannya.

Ditegaskan Paman Birin, bahwa pendanaan untuk Pilkada 2020 tidak digunakan untuk kegiatan lain.

Di sisi lain, Gubernur Kalsel meminta penyelenggara Pemilu juga harus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan pemerintah dalam tiap tahapan Pilkada.

Paman Birin Salut Kepedulian OJK dan FKLJK Bantu Warga Terdampak Wabah Covid 19

0

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menerima secara simbolis bantuan sebanyak 1500 paket sembako dari otoritas jasa keuangan (OJK) regional 9 Kalimantan dan forum komunikasi lembaga jasa keuangan (FKLJK) Kalsel, Rabu (3/6) siang. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Riza Aulia Ibrahim selaku Kepala OJK Regional Kalimantan yang juga disaksikan oleh perwakilan lembaga jasa keuangan se Kalsel.

Riza Aulia mengatakan bantuan paket sembako ditujukan kepada masyarakat Terdampak Covid 19. “Ini merupakan wujud kepedulian dari OJK dan lembaga jasa keuangan di Kalsel untuk ikut membantu Pemprov Kalsel dalam menangani wabah Covid 19,” ujar Riza Aulia.

Diungkapkan oleh Riza, sebelumnya OJK juga menyerahkan donasi dana senilai Rp 150 juta plus alat pelindung diri kepada pihak rumah sakit ulin Banjarmasin. “Kami juga menyediakan tempat cuci tangan di sejumlah titik di Banjarmasin dalam rangka mendukung protokol kesehatan pencegahan Covid 19 yang dicanangkan gugus tugas provinsi maupun kabupaten/kota,” terang Riza.

Dalam kesempatan itu Paman Birin juga menerima secara simbolis aplikasi pemantauan Covid 19 sumbangsih Unlam dan Bank Kalsel. “Aplikasi ini berguna untuk memantau penularan Covid 19 secara digital,” kata Riza.

Paman Birin dalam sambutannya mengatakan akan segera menyalurkan bantuan sembako tersebut kepada warga Terdampak Covid melalui para ketua RT di berbagai wilayah Kalsel. Ia salut dengan upaya OJK untuk ikut membantu meringankan beban masyarakat Terdampak Covid di Kalsel. “Semua kita Terdampak wabah ini begitu juga agenda Pemprov Kalsel banyak yang tertunda karena itu saya mengajak semua gotong royong melawan peredaran Covid ini salah satunya dengan mematuhi protokol kesehatan dimanapun kita berada,” ujar Paman Birin.

Saat ini Kalsel dalam tahap persiapan new normal namun Paman Birin mengingatkan agar semua disiplin tingkat tinggi menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid 19

Paman Birin Silaturahmi Ke Ketua MUI Banjarmasin

0

Paman Birin kembali melaksanakan kegiatan sosial berbagi sembako dan masker Selasa (2/6) dini hari. Bergerak dari Mahligai Pancasila rombongan Paman Birin Peduli menyisir Kota Banjarmasin menuju beberapa titik lokasi.

Pertama disambangi adalah Kawasan Rawasari komplek Tirta Sari RT. 61, Kemudian Tim bergerak ke Kelurahan Pekapuran Raya gang Seroja RT. 17. Di kawasan ini Paman Birin menyempatkan diri bersilaturahmi di kediaman Ketua MUI kota Banjarmasin, KH. Murjani Sani.

Guru Murjani menyambut hangat kedatangannya Paman Birin dirumahnya. Keduanya berbincang akrab dan tukar pendapat mengenai berbagai persoalan di masyarakat belakangan ini.

Salah satunya adalah soal penanganan wabah Covid-19 yang sedang melanda Kalsel. “Pemerintah ingin masyarakat Banua sehat , untuk itu walaupun PSBB berakhir dan beberapa daerah mulai masuk tahapan ” New Normal ” tetapi segala kegiatan tetap harus menerapkan protokol kesehatan, termasuk pelaksanaan ibadah di Mesjid atau Musholla,” imbau Paman Birin.

Penerapan protokol kesehatan adalah faktor utama untuk memutus mata rantai penularan Covid. KH Murjani Sani juga berpesan agar masyarakat mematuhi pesan protokol kesehatan pencegahan Covid yang disampaikan pemerintah.

Setelah pamitan, Paman melanjutkan Silaturahmi ke kediaman Ustadz M Abduh di kawasan Gatot Subroto.

Setelah itu rombongan Paman Birin Berbagi di Kelurahan Pemurus Dalam. Usai aksi sosial tersebut rombongan Paman Birin Peduli menyempatkan bersilaturahmi ke kediaman Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK. Di sana, Paman Birin menjadi imam Sholat Subuh berjamaah bersama tuan rumah dan anggota tim Paman Birin Peduli

Update Informasi Terbaru Covid-19 Kalsel, 02 Juni 2020

0

Dalam konfrensi pers hari ini, Juru Bicara Covid-19 Kalsel menyampaikan bahwa terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 21 orang sehingga jumlah total kasus positif sebanyak 969 kasus. Demikian pula untuk jumlah ODP terdapat penambahan sebanyak 16 orang, sehingga saat ini berjumlah 785 orang.

Saat ini, jumlah PDP sebesar 207 orang dan perubahan pada PDP ini terjadi karena adanya dinamika penambahan dan pengurangan PDP, terutama PDP yang berubah status menjadi kasus positif Covid-19. Hari ini tercatat terdapat 3 kasus yang terkonfirmasi positif dan penambahan PDP sebanyak 8 pasien baik yang dirawat di rumah sakit maupun dilakukan karantina khusus.

Dijelaskan pula, pada kasus positif penambahan berasal dari 3 PDP yaitu pasien yang di rawat di RS Bhayangkara asal Banjarmasin, pasien yang dirawat di RS Suaka Insan asal Banjarbaru dan pasien yang dirawat dalam karantina khusus di Kab.Balangan. Kemudian 18 kasus tambahan lainnya diperoleh dari hasil tracing dari surveillance epidemiologi yang terdistribusi di beberapa tempat yaitu 4 kasus di Tanah Bumbu, 1 di Kab Banjar, 10 kasus di Banjarmasin, dan 3 dari Banjarbaru.

Diinformasikan pula, kasus meninggal pada tanggal 1 Juni 2020 yang dirawat di RS Ulin KSCOVID#706 laki-laki berusia 64 tahun asal Banjarmasin. Kemudian informasi terbaru terdapat tambahan PDP yang meninggal dunia tgl 19 Mei dan terkonfirmasi positif hari ini yaitu KSCOVID#834 laki-laki usia 54 tahun asal Banjarmasin, sehingga total pasien meninggal yang terkonfirmasi Covid-19 saat ini sebanyak 89 orang.

Pemerintah Provinsi sangat konsen untuk menyediakan gedung-gedung pemerintah yang memenuhi syarat untuk merawat pasien-pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan tidak ada penyakit penyerta dan yang tidak berisiko. Pemerintah siap untuk menggunakan fasilitas gedung tersebut jika terdapat lonjakan pasien yang dirawat, termasuk asrama haji yang ada di Banjarbaru.

Paman Birin : Ada semangat Pancasila untuk memerangi pandemi Covid-19

0

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila bersama Presiden Joko Widodo secara virtual, di Command Center Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (1/6/2020) pagi. Pejabat Pemprov Kalsel yang turut mengikuti kegiatan tersebut antara lain, Sekdaprov H Abdul Haris Makkie, Kepala Kesbangpol, Heriansyah, dan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi, Gusti Yanuar Rifa’i. Usai mengikuti peringatan hari bersejarah bagi rakyat Indonesia itu, Paman Birin mengungkapkan kesannya atas materi pidato yang disampaikan RI 1. “Review penting pesan Presiden pada Peringatan Hari Lahir Pancasila tadi adalah pentingnya mengokohkan spirit optimisme di tengah pandemi Covid-19,” papar Paman Birin. Presiden mengatakan, Indonesia bisa menjadi pemenang di tengah kesulitan melalui inovasi serta karya nyata. “Kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan kita semuanya. Menggerakkan persatuan kita dalam mengatasi semua tantangan, menggerakkan rasa kepedulian kita untuk saling berbagi,” terang Paman Birin mengutip pidato Jokowi. “Memperkokoh persaudaraan dan kegotongroyongan kita untuk meringankan beban seluruh anak negeri dan menumbuhkan daya juang kita dalam menghadapi setiap kesulitan dan tantangan yang kita hadapi,” tambahnya. Presiden Jokowi juga mengajak masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila. Kepala Negara mengatakan, Pancasila harus menjadi nilai-nilai yang bekerja dalam sendi-sendi kehidupan seluruh lapisan masyarakat. “Nilai-nilai luhur Pancasila harus kita hadirkan secara nyata dalam kehidupan kita. Pancasila harus menjadi nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan kita,” jelas Jokowi.

Gerakan Revolusi Hijau di Kalsel Semakin Masif

0

BANJARBARU – Gerakan Revolusi Hijau dalam upaya rehabilitasi lahan kritis dan pelestarian lingkungan di Provinsi Kalimantan Selatan semakin masif digalakkan. Semua komponen masyarakat, instansi pemerintah, swasta, generasi muda, mahasiswa, dan pelajar pun turut berpartisipasi. Seperti Persemaian Permanen “Keren” seluas 5 hektar dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Barito Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Instansi vertikal ini setiap tahunnya menyiapkan satu juta bibit untuk disemai. Hasil semai yang sudah jadi batang pohon kemudian dibagikan ke masyarakat secara gratis. BPDASHL Barito juga bekerja sama dengan instansi daerah dan pusat yang membidangi lingkungan hidup dan kehutanan menebar bibit dan melakukan penanaman. “Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, saya mengapresiasi partisipasi Balai Pengelolaan BPDASHL Barito Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam mendukung Gerakan Revolusi Hijau,” ucap Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Kamis (12/12) pagi. Salah satu bentuk dukungan itu, sebut Paman Birin, — sapaan akrabnya,– adalah Revitalisasi Persemaian Permanen “Keren” yang beralamat di Jl. Sei Salak, Batu Besi, Landasan Ulin Timur, Banjarbaru.  Gerakan Revolusi Hijau tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar membiasakan diri menanam secara masif. Dijelaskan Paman Birin, tujuan digalakkan revolusi hijau tersebut demi menjaga lingkungan ke depan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Gubernur juga mengapresiasi jenis batang pohon yang ditanam merupakan jenis tanaman rakyat, seperti sengon dan trembesi serta tanaman buah-buahan di antaranya pete, alpukat, kasturi, dan pohon jati. Satu lagi yang perlu digalakkan sebutnya adalah penanaman pohon lombok apapun jenisnya untuk ditanam di masing-masing pekarangan rumah. Selain kegiatan penanaman, pada kegiatan tersebut juga dilakukan Peresmian Persemaian Permanen “Keren”. Pada kegiatan tersebut, Paman Birin bersama Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq dan Kepala Balai Pengelolaan BPDASHL Barito Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan turut melakukan penanaman pohon. Sementara itu, Kepala BPDASHL Barito, Zainal Arifin menjelaskan, revitalisasi persemaian permanen ini dimanfaatkan agar generasi milenial mendapatkan edukasi pembibitan dan mendukung Revolusi Hijau di Kalsel. Bibit yang disediakan betsifat l dengan menyediakan adalah bibit produktif, buah-buahan, dan tanaman bermanfaat. “Kami mensupport program Revolusi Hijau yang digerakkan Gubernur Kalsel melalui Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel dengan kapasitas persemaian produksi 1 juta batang pertahunnya yang diberikan gratis kepada masyarakat,” jelas Zainal Arifin yang saat ini tengah melakukan pengembangan tanaman bambu di Persemaian Permanen “Keren” Banjarbaru. Diketahui, total jumlah pembibitan di Kalsel sebanyak 2 juta 250 juta batang setahun atau senilai dengan Rp 2,2 miliar untuk mendukung pembibitan gratis kepada masyarakat Kalsel. Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Prov Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, merasa sangat terbantu dengan dukungan BPDASHL tahun ini dengan 83 titik persemaian semi permanen yang memproduksi 3,2 juta hektar. “Untuk Pemprov Kalsel sendiri kita memiliki 11 persemaian semi permanen dengan produksi rata-rata 500 ribu bibit. Kita akan produksi 5 juta bibit pertahunnya. Diharapkan dapat mencukupi kebutuhan Revolusi Hijau yang saat ini sedang ramai di masyarakat,” harap Hanif Faisol. (dev/bdm)

Koper Canggih Wagub Jadi Perhatian Penumpang Bandara

0

BANJARBARU – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Rudy Resnawan, meninjau operasional terminal baru Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Rabu (11/12) siang.

Wagub meninjau bandara setelah sepulang dari kegiatan penting di Jakarta.

Ada hal yang menarik ketika Wagub Rudy Resnawan meninjau bandara, dirinya diikuti koper canggih yang bisa berjalan sendiri.

Koper tersebut mengikuti kemanapun Wagub berjalan, mulai dari ruang keberangkatan hingga menuju ruang tunggu.

Sesekali Wakil Gubernur bercanda dengan kopernya. “Ayo sini ikuti, di situ tidak apa-apa,” canda Wagub.

Layaknya robot cerdas, keberadaan koper canggih tersebut juga menjadi pusat perhatian para penumpang lainnya.

Bahkan sampai ada yang mendokumentasikannya melalui ponsel pintar mereka.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Rudy Resnawan, mengucapkan syukur atas telah beroperasinya terminal baru Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Dirinya berharap, masyarakat dapat menggunakan bandara dengan sebaik-baiknya serta menjaga kebersihannya. (syh/bdm)

Gubernur Kalsel Optimis 2020 Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

0

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, optimis pada tahun 2020 perekonomian di skala daerah dan nasional akan tetap stabil serta tumbuh meningkat. Hal itu disampaikan Paman Birin, –sapaan akrabnya–, pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2019, di Banjarmasin, Rabu (11/12). Dikatakan Paman Birin, meski ekonomi Kalsel di triwulan III tahun 2019 tumbuh melambat yaitu 3,72 persen year on year dibanding triwulan II tahun 2019 yang tumbuh sebesar 4,20 persen akibat dampak ekonomi dunia, namun ia optimistis pada tahun 2020 akan dapat tumbuh meningkat. Melambatnya ekonomi Kalsel dipicu oleh penurunan harga batubara, dipengaruhi lemahnya permintaan produksi dan ekspor karet, serta kebijakan pembatasan kuota produksi izin usaha pertambangan. Namun di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Kalsel masih didukung sektor industri pengolahan yang tumbuh meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya. Kondisi ini salah satunya didorong oleh peningkatan kinerja CPO. Masih baiknya prospek CPO menjadi pertanda bahwa sektor ini berpotensi sebagai sumber pertumbuhan ekonomi Kalsel. Selain itu, masih asa prospek permintaan BBM Nabati atau Biofuel ke depan yang akan semakin tinggi, baik pasar nasional maupun internasional. “Meski demikian saya optimis pada 2020 akan meningkat. Optimis ini dilatari adanya piranti ekonomi yang kokoh dari pemerintah pusat yang terus mendorog pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasya. Semakin solid dan sinergisnya stakeholder terkait dan pelaku usaha dalam upaya bersama menjaga ketahanan ekonomi nasional dan lokal, juga menjadi piranti utama. Paman Birin menambahkan, Pemprov Kalsel telah memiliki piranti atau strategi kunci untuk menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahun 2020, sebagai bagian dari keikutsertaan Pemprov Kalsel dalam mendukung kebijakan ekonomi pusat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional, ditandai dengan ditetapkannya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020. Rencana kerja ini mengambil tema “Memacu Daya Saing Perekonomian yang Didukung SDM yang Berkualitas”. Dari RKPD ini telah ditetapkan 4 prioritas pembangunan daerah tahun 2020 yaitu, peningkatan SDM, peningkatan daya saing ekonomi dengan memperhatikan pelestarian lingkungan hidup, tata kelola pemerintahan yang baik, serta peningkatan sarana dan prasarana yang berkualitas. Sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, agenda transformasi perekonomian yang mengoptimalkan sumber-sumber baru pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu agenda Pemprov Kalsel. Adapun sektor yang terus didorong untuk ditingkatkan nilai tambahnya adalah sektor agro industri dengan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan baru. Sementara Kepala Perwakilan BI Kalsel, Herawanto mengatakan, ekonomi global sepanjang tahun 2019 semakin tidak ramah. Perang dagang meluas menandakan turunnya globalisasi. Hal ini turut berdampak pada perekonomian Indonesia termasuk Kalsel, namun masih patut disyukuri kinerja dan prospek ekonomi Indonesia cukup baik. Adapun pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan pada tahun 2019, diakui Herawanto, kembali menghadapi tantangan dari tertahannya kinerja ekspor dan pertambangan batubara, sehingga pertumbuhan pada tahun 2019 diperkirakan lebih rendah dibanding tahun 2018. Namun pada tahun 2020, perekonomian Kalsel berpeluang meningkat seiring pemulihan kinerja ekspor dan pertambangan batubara, serta meningkatnya industri pengolahan. (bdm/syh)

Pemprov Kalsel Hibahkan Lahan 20.000 Meter untuk Bank Indonesia

0

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menghibahkan lahan seluas 20.000 meter kepada Bank Indonesia. Lahan tersebut berada di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru. Hibah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Herawanto, pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2019, di Banjarmasin, Rabu (11/12). Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, berharap hibah tersebut untuk meningkatkan sinergi dan hubungan kerja. “Dengan semakin berdekatan, perkantoran kita, tentunya akan semakin mudah dan cepat berkoordinasi, khususnya dalam pengambilan kebijakan,” sebut Paman Birin. Paman Birin menyebut, hibah ini mencerminkan masyarakat Kalimantan Selatan yang peduli dan ramah. Dikatakan Paman Birin, hibah tidak hanya di berikan kepada Bank Indonesia saja namun juga kepada instansi vertikal. Kepala Perwakilan BI Kalsel, Herawanto, mengucapkan terima kasih atas hibah tanah yang diberikan kepada Bank Indonesia. Menurutnya, Gubernur Kalsel sangat perhatian terhadap pembangunan ekonomi di Kalimantan Selatan. (syh/bdm)