Home Blog Page 3

Pemprov Kalsel Raih 2 Penghargaan dari Kemenpan RB

0

JAKARTA – Komitmen terukur Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, untuk terus melakukan reformasi pelayanan publik mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Pemprov Kalsel menerima 2 penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Penghargaan yang diraih adalah Top 10 Instansi Pemerintah Penyelenggara Pengaduan Pelayanan Publik sebagai pengelola dengan aspek keberlanjutan inisiatif terbaik dan Top 30 Instansi Pemerintah Penyelanggara Pengaduan Pelayanan Publik terbaik. Penghargaan ini diserahkan langsung Menpan RB Tjahjo Kumolo dan diterima langsung Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan pada Puncak Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik tahun 2019 di Jakarta, Senin (9/12). Menpan-RB, Tjahjo Kumolo mengatakan, pemberian penghargaan tersebut sebagai stimulus dalam merealisasikan skala prioritas program Presiden Jokowi-KH Ma’ruf Amin, yakni mengoptimalkan aparatur memberikan pelayanan terbaik dan cepat. “Cepat mengambil keputusan, membangun inovasi, merespon dengan cepat kalau ada pengaduan-pengaduan masyarakat sekecil apapun, dan juga mempercepat proses perizinan,” kata dia. Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Rudy Resnawan mengucapkan syukur atas diraihnya penghargaan dari Kemenpan RB. Wagub juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungannya dalam pemanfaatan layanan pengaduan LAPOR! PAMAN, sehingga Pemprov Kalsel dapat melakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat karena selalu mendapatkan masukan. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, H Gusti Yanuar Rifa’i mengatakan, prestasi yang diraih berkat pembinaan dan kepedulian Gubernur H Sahbirin Noor, Wagub, Sekda, dan segenap komponen masyarakat. “Komitmen bupati dan walikota selaku pembina Lapor di daerah juga luar biasa. Semoga di tahun akan datang semua kabupaten/kota juga meraih prestasi nasional sebagai pengelola Lapor terbaik,” harap Rifa’i. (bdm)

Pentingnya Memahami Penerapan Standar Pelayanan Minimal

0

BANJARBARU – Sebanyak 271 perangkat daerah dari 153 kecamatan se-Kalimantan Selatan mengikuti Rapat Koordinasi Perangkat Daerah Tahun 2019, Selasa (10/12). Rakor yang berlangsung di Gedung Idham Chalid Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, juga dihadiri Pengurus dan anggota PKK Kecamatan se-Kalsel. Peserta diberikan penjelasan terkait pentingnya keseragaman pemikiran antara satu perangkat daerah dengan pihak terkait dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi guna meningkatkan pembangunan di Kalsel. Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, dalam pengarahannya menyampaikan pentingnya penerapan standar pelayanan minimal, khususnya berkaitan dengan pelayanan dasar. “Pemprov Kalsel telah membentuk tim penerapan SPM pada 2019 melalui Keputusan Gubernur. Tim inilah yang nantinya bertugas menyusun rencana aksi penerapan SPM,” terangnya. Diharapkan, perangkat daerah dapat bekerjasama dalam penerapan SPM yang baik,” jelas Sahbirin Noor. Sementara itu, sebagai salah satu Narasumber dalam Rakor ini, Ketua TP PKK Prov Kalsel, Raudatul Jannah Sahbirin Noor, menjelaskan terkait sinergitas PKK dengan Pemerintahan Daerah dalam penerapan SPM di Kalsel. “Kita masih berkonsentrasi dalam memecahkan isu strategis seperti permasalahan IPM Kalsel, rata-rata usia anak sekolah di Kalsel, pernikahan usia anak, stunting, PPKS, dan KP NAPZA,” urainya. Hadir dalam Rakor tersebut Sekretaris Daerah Prov Kalsel, Kepala Dinas dan Kepala Biro Setdaprov Kalsel, camat, dan unsur pemerintahan desa. (dev)

Hari Korpri, Gubernur Kalsel Beri Kenaikan Pangkat Kadishut

0
Peringatan hari ulang tahun ke-48 Korpri, Selasa (10/12) menjadi momen bersejarah bagi Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq. Saat upacara digelar di Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menganugerahkan kenaikan pangkat luar biasa kepada Hanif. Lewat siaran pers ke banjarhits.id, Hanif menerima kenaikan pangkat luar biasa itu atas kerja kerasnya memajukan Kalsel di bidang kehutanan, khususnya menggerakkan program Revolusi Hijau. Menurut Gubernur Sahbirin, kenaikan pangkat sebagai amanah baru, yang harus diimbangi dengan peningkatan integritas dan kinerja. “Saya harap saudara terus berkarya dengan baik dan terus mengabdi ke masyarakat,” kata Sahbirin Noor, Selasa (10/12). Ia berkata, selama 48 tahun perjalanan Korpri beserta seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di Kalsel telah berkontribusi besar terhadap masyarakat dan Banua. Korpri juga menjadi salah satu pengikat dalam memperkokoh persaudaraan dan persatuan nasional dalam keberagaman. “Jajaran ASN telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan menjadi motor penting dalam pembangunan nasional. ASN juga ikut serta menjadi teladan masyarakat dalam mengedepankan budi pekerti, etika dan profesionalisme,” ujar Sahbirin menyampaikan sambutan tertulis Presiden RI, Joko Widodo. Sahbirin mengingatkan ASN harus melayani masyarakat dengan sungguh- sungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas. Selain itu, ASN juga harus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. “Saya juga minta untuk tidak terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi, atau ego-program masing-masing,” ucapnya. (adv)

Dr Hanif Raih Kenaikan Pangkat Luar Biasa Baiknya

0

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, menyerahkan Petikan SK Kenaikan Pangkat Luar Biasa Baiknya dari Presiden RI, Joko Widodo kepada Kadis Kehutanan Kalsel, Dr Hanif Faisol Nurofiq.

Penyerahan SK Kenaikan Pagkat Luar Biasa Baiknya itu bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari KORPRI ke-48 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (10/12) pagi.

Pangkat kepegawaian Hanif dinaikkan dari Golongan Ruang Pembina Utama Muda IV/C ke Pembina Utama Madya IV/D.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengucapkan selamat dan sukses atas prestasi yang ditorehkan stafnya itu.

“Terus lahirkan inovasi-inovasi baru untuk mendukung percepatan pembangunan daerah. Prestasi ini juga menjadi motivasi dan inspirasi para ASN di Banua,” ucapnya.

Berdasarkan rekam jejak Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalsel, prestasi nasional yang diraih Dr Hanif Faisol Nurofiq sebelum mendapatkan SK Kenaikan Pangkat dari Presiden RI itu ternyata tidak mudah.

Selain harus melahirkan karya inovasi kreatif yang bemanfaat bagi kepentingan pembangunan negara dan kesejahteraan rakyat, calon penerima penghargaan juga diwajibkan mengikuti proses seleksi ketat.

Salah satunya adalah melakukan uji kompetensi langsung dengan pejabat eselon satu kementerian terkait dan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.

Sejumlah karya dan inovasi besar Hanif yang telah mendapatkan penghargaan dari Gubernur Kalsel antara lain Penggerak Revolusi Hijau.

Inisiator Miniatur Hutan Tropika, Inisiator Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Melalui Buka Tutup Sistem Irigasi, dan Penghargaan sebagai Penggagas Pembangunan Pusat Pemasaran Hasil Hutan.

Dari karya dan inovasi cerdas itu, oleh BKD, Hanif diusulkan sebagai ASN calon penerima Anugerah Kenaikan Pangkat Luar Biasa Baiknya.

Sementara itu, Dr Hanif saat diminta tanggapan atas prestasi yang telah diraih dengan rendah hati mengatakan semua berkat motivasi dan pembinaan kepala daerah, wagub, sekda, serta dukungan rekan kerja dan berbagai komponen masyarakat. (bdm/cin)

Gubernur Kalsel Berikan Atensi Khusus Pada Infrastruktur Strategis Bandara Syamsudin Noor

0

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, memberikan atensi khusus terhadap pembangunan infrastruktur strategis pada akses masuk terminal baru menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, di Banjarbaru.

Infrastruktur tersebut antara lain pembangunan ruas jalan dan pemasangan rambu-rambu, serta penerangan jalan akses masuk menuju bandara.

Untuk rambu 150 unit, pembangunan pagar pengaman 100 meter, RPPJ/penunjuk jalan 20 unit, warning light 26 unit, delineator 306 unit, marka jalan 20 kilometer, dan PJU 58 unit dan semuanya telah selesai dipasang.

Selain memasang rambu dan membangun fasilitas penunjang keselamatan pengguna jalan pada akses jalan menuju terminal baru Bandara Syamsudin Noor, Pemprov Kalsel juga telah mempersiapkan fasilitas jalan mulai dari Jalan Golf, Pintu Gerbang Terminal Baru Bandara, sampai Jalan Kebun Karet.

“Kita tetap berkomitmen untuk melengkapi infrastruktur penting bagi kenyamanan dan keselamatan masyarakat menuju akses masuk ke terminal baru Bandara Syamsudin Noor, tutur Gubernur Paman Birin, –sapaan akrabnya–.

Dikatakan Gubernur Kalsel, keberadaan bandara sangat penting bagi kemajuan daerah. Tak hanya aspek ekonomi, tapi juga etalase daerah.

Selain pembangunan akses jalan yang telah ada, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga bakal membuat jalan baru menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor. Jalan tersebut jaraknya hanya 3 kilometer dari Jalan Ahmad Yani, Kota Banjarbaru

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib di sela-sela peninjuan operasional terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor, Senin (10/12) siang mengatakan akan ada pembangunan ruas jalan baru.

“Kita akan buat master plan, DED, pembebasan pahan, dan secara prinsip Kementerian PUPR sudah menyetujui untuk membangunya. Rencananya kita akan buat jalan baru dari jalan Ahmad Yani ke Bandara dengan panjang 3 kilomenter,” ucapnya.

Diutarakannya, jalan tersebut akan dibangun dengan menyisipkan ikon-ikon ciri khas Kalimantan Selatan.

Menurut Yasin, pembangunan jalan tersebut tidak mengubah fungsi jalan utama yang selama ini dibangun Pemprov, justru menambah opsi jalan serta memudahkan masyarakat menuju bandara.

Yasin juga mengatakan, pengerjaan akses jalan utama menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor telah selesai sesuai target, sehingga sudah dapat digunakan untuk jalan menuju bandara. Pihaknya juga akan melanjutkan pengerjaan pada tahun mendatang.

Selain jalan akses menuju bandara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyiapkan 3 Bus Rapid Transit yang merupakan hibah dari Kemenhub untuk mendukung operasional Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Sekretaris Dishub Kalsel, Mirhansyah mengatakan, 3 bus tayo itu akan melewati jalur dari Terminal A Gambut ke jalan Gubernur Syarkawi kemudian ke terminal bandara.

“Saat ini masih dalam tahap uji coba operasional rute baru, sembari menyiapkan dokumen operasional bus,” katanya.

Tidak hanya sampai di situ, guna menyokong operasional bandara, Pemprov Kalsel melalui Dinas Perhubungan juga menyuntik anggaran untuk pembangunan fasilitas keselamatan (faskes) jalan umum.

Dirinya mengatakan, melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2019, dialokasikan beberapa kegiatan pembangunan penunjang akses bandara yang melewati jalan baru tersebut sebesar Rp 5 miliar.

Menurutnya, pada tahun ini ada sebanyak 58 buah Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sedang dilaksanakan di jalan akses menuju Bandara Syamsudin Noor.

Selain PJU, Dishub juga membantu untuk pemasangan rambu sebanyak 150 unit, dan RPPJ sebanyak 16 unit, warning 26 unit, delineator sebanyak 306, serta marka jalan untuk akses bandara sejauh 20 kilometer.

Disampaikannya, pada tahun 2020 mendatang, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga akan membantu membangun PJU solar cell sebanyak 300 unit untuk akses bandara, dari total 900 unit untuk Kalsel. (syh/bdm)

Bantuan Gedung Baru untuk SMKN 1 Jaro, Kandas di Pusat, Gol dengan Paman Birin

0

TABALONG – Ratusan pelajar, guru, dan tamu undangan Peresmian Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 1 Jaro Kabupaten Tabalong tampak terharu saat menyimak sambutan Rita Herlina, kepala sekolah setempat, perihal perjuangan pembangunan fisik USB, Senin (10/12) siang.

Di antara para tamu undangan, turut berhadir Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dan Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani.

Dituturkan Rita, SMKN 1 Jaro berdiri tahun 2009. Karena belum memiliki bangunan fisik, aktivitas belajar mengajar sempat menumpang atau satu atap dengan SMPN 3 Solan dan SDN 1 Nalui Kecamatan Jaro selama beberapa tahun.

Di tengah persoalan tersebut, lanjut Rita, ada angin segar dari pemerintah pusat melalui Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud RI, perihal peluang bantuan gedung USB.

Sekolah pun mengusulkan bantuan pembangunan gedung pada tahun 2017 dan 2018. Ikhtiar atau usaha maksimal telah dilakukan pihaknya, namun selalu saja kandas. Padahal, sekolah telah mendapat hibah lahan seluas 10.780 meter dari Pemkab Tabalong.

Pemerintah pusat menilai persyaratan masih belum lengkap, meski telah mendapatkan hibah lahan dari pemerintah kabupaten.

“Alhamdulilah melalui kebijakan Gubernur Paman Birin terkait pentingnya pendirian sekolah baru tingkat SMA dan SMK, terlebih untuk daerah pelosok, kami dapat bantuan pembangunan gedung baru seperti bapak/ibu lihat di depan,” ucap Rita.

Ditambahkan Rita, sekolahnya memiliki tiga jurusan unggulan, yakni teknik komputer jaringan, bisnis perbengkelan motor, dan peternakan.

Rita atas nama masyarakat dan pelajar mengucapkan terima kasih atas bantuan Paman Birin dan jajaran atas kepedulian dan komitmen memajukan mutu pendidikan. Terima kasih juga diucapkan kepada Bupati Tabalong beserta jajaran.

Senada dengan kepala sekolah, terima kasih juga diucapkan Sugiannor, siswa SMKN 1 Jaro. Menurutnya, berkat bantuan gubernur, kini sekolahnya memiliki gedung baru yang representatif.

Sementara itu Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengatakan, pihaknya akan tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Kebijakan itu selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dari Presiden Joko Widodo.

Paman Birin menambahkan, beberapa sekolah baru di daerah pelosok tingkat SMA juga sudah didirikan. Semuanya atas dasar aspirasi rakyat saat ia dan jajaran melakukan kegiatan turun ke desa-desa. (bdm)

Paman Birin Minta Tabalong Bersiap Sambut Ibu Kota Negara Baru

0

TABALONG – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, menghadiri acara puncak dan syukuran Hari Jadi ke-54 Kabupaten Tabalong di Pendopo Bersinar, Tanjung, Senin (9/12).

Paman Birin, –sapaan akrabnya–, hadir didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Hj Raudatul Jannah, bersama sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor mengatakan, momentum peringatan Hari Jadi ini menjadi sarana memperkokoh kebersamaan, bergerak mempercepat pembangunan, meningkatlan kesejahteraan, serta mampu menjadi daerah yang lebih maju.

Menurut Paman Birin, tema “Kerja Bersama Menuju Tabalong Terdepan” menjadi sebuah tema yang sangat bermakna dalam peringatan hari jadi kali ini.

Tema ini mencerminkan rasa optimis dan harapan yang besar untuk mencapai kemajuan daerah di masa depan.

“Saya yakin dan sangat optimis masa depan pembangunan di Bumi Saraba Kawa ini sangat cemerlang,” ucapnya.

Tabalong tidak hanya karena kekayaan alam melimpah, tetapi juga diuntungkan dengan rencana perpindahan ibu kota negara ke Provinsi Kalimantan Timur. Di mana jaraknya tidak terlalu jauh dari Kota Tanjung.

“Jika dulu Tabalong menjadi beranda belakang Provinsi Kalsel, kini Kabupaten Tabalong menjadi beranda depan,” sebut Paman Birin.

Terkait dengan adanya rencana perpindahan Ibu Kota Negara (IKN), gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk menyiapkan diri dan bersinergi dengan daerah lain, sehingga posisi sebagai daerah penyangga ibu kota benar-benar berdampak positif untuk daerah dan masyarakat.

“SDM di Kabupaten Tabalong harus dipersiapkan dengam baik. Bekali anak-anak kita dengan ilmu, mantapkan pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan daya saing daerah termasuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, termasuk menata destinasi wisata,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengatakan, peluang Tabalong untuk menjadi yang terdepan sangat lebar, tinggal bagaimana semua pihak dapat bekerja sama untuk mewujudkannya.

“Untuk meraih itu, tidak dapat dilakukan oleh bupati dan wakil bupati sendiri. Tidak mungkin dilakukan oleh unsur pemerintahan saja. Melainkan harus dengan upaya semua pihak, jajaran TNI-Polri, perusahaan swasta, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, penggiat seni budaya, LSM, dan tentunya dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat Tabalong,” katanya. (syh/bdm)

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Ajak Masyarakat Banua Lestarikan Beladiri Tradisional Kuntau

0
TANJUNG, klikkalsel.com- Gubernur Kalimantan Selatan, H Sabirin Noor, turut serta dalam atraksi 5.000 kuntau kolosal yang merupakan salah satu rangkaian Puncak Hari Jadi Kabupaten Tabalong ke-54 di Tanjung Expo Center, Senin (09/12/2019).
Mengenakan pakaian khas pesilat, Sahbirin Noor dan seluruh unsur Forkompimda Kabupaten Tabalong, tampak luwes dan kompak memperagakan gerakan kuntau bersama ribuan pesilat dan pelajar se Tabalong.
Sahbirin mengatakan, beladiri tradisional kuntau patut dilestarikan. Sebab, selain bernilai olahraga kuntau juga merupakan budaya warisan nenek moyang.
“Dan ini biasanya modal bagi masyarakat banjar dalam hal merantau atau menghadapi musuh-musuh seperti di zaman penjajahan. Anak-anak kita pasti dibekali dengan beladiri yang namanya kuntau,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwitas (Disporapar) Kabupaten Tabalong, Tumbur P Manalu mengatakan, atraksi 5.000 kuntau kolosal ini diinisiasi oleh Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) Kabupaten Tabalong.
Ia menjelaskan, atraksi kuntau kolosal kembali diangkat kepermukaan guna mensosialisasikan bahwa kuntau merupakan tradisional masyarakat banua yang masih ada dan harus dilestarikan.
“Terbukti hari ini di puncak Hari Jadi Kabupaten Tabalong mampu menampilkan atraksi kuntau massal 5.000 orang yang melibatkan pesilat dan pelajar se Tabalong,” jelasnya. (arif)

Germas dan Jalan Sehat Keluarga Dilepas Ketua PKK Kalsel

0

BANJARMASIN – Germas Fun Run dan Jalan Sehat Keluarga dilepas langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj Radhautul Jannah, di Siring 0 Kilometer Banjarmasin, Minggu (8/12) pagi.

Menurut Hj Raudatul Jannah, kegiatan yang mengusung tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” tersebut digelar dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 dan Hari Ibu ke-91.

“Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Tim Penggerak PKK dan Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Karena masih dalam rangkaian dua peringatan hari tersebut, lanjut Acil Odah, diharapkan bisa meningkatkan derajat hidup sehat di kehidupan keluarga, salah satunya dengan berjalan santai di setiap hari minggu.

Sedang untuk Hari Ibu, istri orang pertama di Pemprov Kalsel ini mengingatkan untuk lebih menguatkan peranan ibu dalam berkeluarga.

“Dalam peringatan Hari Ibu ini, yuk sama-sama kita kuatkan dan tingkatkan lagi peranan ibu untuk bisa membentengi keluarga, khususnya anak-anaknya agar terhindar dari dampak negatif,” tandasnya.

Karena di era digital ini, lanjutnya, peran ibu harus bisa membedakan mana dampak negatif dan positif.

Seorang ibu harus mengambil dampak positifnya agar dapat diterapkan pada anak, sehingga mereka terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara Setdaprov Kalsel, Abdul Haris, yang dalam hal ini mewakili gubernur berharap tidak ada lagi kesetaraan gender yang hanya milik perempuan.

“Oleh sebab itu, bersama kita tingkatkan pembangunan ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa,” ajaknya.

Kegiatan yang berlangsung di Siring 0 Kilometer tersebut dihadiri ribuan warga Banjarmasin. Warga sangat antusias mengikuti gelaran Germas Fun Run dan Jalan Sehat Keluarga. (rah)

Mata Rantai Budaya Tak Boleh Putus

0

KIRAM – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengajak masyarakat untuk memelihara budaya. Mata rantai budaya tak boleh putus dan harus terus dilestarikan. Ajakan ini seiring dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi, buah karya leluhur itu kurang menjadi perhatian kaum muda. Memelihara budaya dan seni, menurut Paman Birin, sapaan akrabnya, tidaklah mudah. Namun bagaimanapun, warisan tradisi harus terus diperkenalkan pada kaum muda. “Sehingga tidak putus mata rantainya, seperti halnya kesenian kuda lumping ini”, tegas Paman Birin ketika membuka Festival Kreasi Kuda Lumping di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Ahad (8/12). Seni kuda lumping, lanjut Paman Birin, memiliki daya tarik tersendiri dari segi cerita, gerak, dan pakaiannya. Bahkan melalui berbagai seni dan budaya dapat membuka ruang untuk persaudaraan, kesatuan, dan persatuan di antara masyarakat. Sementara itu Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Ahmad Subakti menjelaskan, festival diikuti sebanyak 14 peserta, terdiri dari beberapa kab/kota se-Kalsel. Setiap peserta festival diberikan waktu maksimal 30 menit untuk menampilkan kreasi kuda lumping terbaiknya. “Sasaran kami pada festival ini, mewujudkan keanekaragaman suku dan budaya, baik Jawa maupun Banjar bisa menyatu melalui seni,” pria yang akrab disapa Paman Nanang itu. Dalam festival ini, total hadiah yang disediakan penyelenggara sejumlah Rp 30 juta, serta uang pembinaan untuk paguyuban-paguyuban kuda lumping di kab/kota se-Kalsel. (dev)